‘Umat Islam Harus Bangkit’
Dosen Fakultas Syariah & Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Ach. Tahir LL.M.MA, mengatakan, umat Islam harus bangkit dari keterpurukan baik dari aspek ekonomi, pendidikan, dan teknologi. “Yang paling terpenting adalah hijrah dari keterpecahan umat Islam menuju ukhuwah Islamiyah,” ujarnya kepada BATICNEWS, Rabu (17/12), saat dimintai pendapatnya tentang yang mesti dilakukan umat menyikapi pergantian tahun baru Islam 1 Muharam 1431 H/18 Desember 2009 M.
Menurutnya, dari segi ekonomi umat Islam masih tertinggal jauh dengan negara-negara Barat. Ini dapat dilihat dari makin banyaknya orang miskin bertambah miskin dan kaya bertambah kaya. “Namun, kita juga tidak boleh menutup mata. Kebangkitan Islam dari segi ekonomi sedang memperlihatkan tanda-tanda yang positif, seperti munculnya ekonomi yang berbasis sya’riah, Bank Syari’ah, Bank Mua’malat, dan ini harus terus digalakan dengan mengedepankan kemaslahatan umat sehingga tidaka ada lagi kesenjangan sosial,” ujarnya.
Tahir menambahkan, yang tidak boleh dilupakan oleh umat Islam saat ini adalah bermuhasabah diri . Dengan muhasabah, tegasnya, kita akan mengetahui sejauh mana kebaikan dan keburukan yang telah dilakukan. “Yang baik ditingkatkan kualitasnya, yang kurang disempurnakan, sehingga bertambah hari bertambah pula amal dan kebaikan kita. Jadi, dengan muhasabah kita dapat menjadi manusia yang sadar diri akan sifat rahman dan rahim Alla SWT,” paparnya.
Dikemukakannya, orang yang dungu adalah orang yang lebih buruk dari kemarin, orang yang rugi adalah orang yang sama dengan hari ini, dan orang yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik dari kemarin. (Sofanul Hidayatullah/BATIC XX).*



